Pembangunan Jalan Tering-Ujoh Bilang Dipercepat, Warga Mahulu Sambut Positif
Ujoh Bilang- Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, menyambut hangat perwakilan warga Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dari Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai dalam pertemuaninformal Pemprov di teras Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda. Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini membahas percepatan pembangunan infrastruktur jalan Tering-Ujoh Bilang serta peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan di wilayah terpencil tersebut.

Baca Juga : Upacara Khidmat Paskibraka Mahulu 2025 Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI ke-80
Anggaran Besar Dikucurkan, Target Penyelesaian 2026–2027
Wagub Seno Aji memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim serius dalam menyelesaikan strategi proyek ini. Tahun ini, Pemprov telah mengalokasikan dana APBD sebesar Rp200 miliar , ditambah dukungan APBN senilai Rp80 miliar , sehingga total anggaran 2024 mencapai Rp280 miliar .
“Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan jalan Tering-Ujoh Bilang secara bertahap. Pada tahun 2026, akan ada tambahan APBD Rp120 miliar dan sisa APBN Rp220 miliar , sehingga diharapkan pada 2026–2027, jalur ini sudah bisa dilalui dengan lancar,” jelas Seno Aji.
Proyek ini dinilai krusial karena akan membuka akses transportasi dan ekonomi bagi warga Mahulu yang selama ini terkendala medan berat dan terisolasi secara geografis. Dengan menyelesaikan jalan ini, perjalanan dari Kutai Barat (Kubar) ke Mahulu akan lebih efisien, mengurangi ketergantungan pada transportasi sungai yang sering terkendala cuaca.
Tak Hanya Jalan, Kesehatan dan Pendidikan Jadi Prioritas
Selain infrastruktur jalan, Wagub menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di sektor lain. “Kami tidak hanya fokus pada jalan, tapi juga berkomitmen membangun fasilitas kesehatan dan pendidikan yang mumpuni di Mahulu, termasuk di daerah perbatasan seperti Long Apari,” ujarnya.
Long Apari, yang berbatasan langsung dengan Malaysia, selama ini menjadi salah satu wilayah terdepan dengan keterbatasan akses layanan publik. Pemprov berencana berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten untuk memastikan program pembangunan merata hingga pelosok.
Aspirasi Warga Didengar, Pembangunan Transparan Lebih
Perwakilan warga Mahulu menyampaikan apresiasi atas respon cepat Pemprov Kaltim. Mereka berharap proyek ini dapat berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.
“Kami senang aspirasi kami dengar. Jalan ini bukan sekadar akses transportasi, tapi juga harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antar-desa,” kata salah satu perwakilan warga.
Dengan percepatan pembangunan ini, diharapkan Mahulu tak lagi menjadi daerah tertinggal, namun menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru di Kalimantan Timur. Pemprov juga akan terus memastikan kemajuan pembangunan agar anggaran digunakan secara optimal dan tepat sasaran.















