Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Grab
Grab
Grab Grab Grabe

Satwa Langka Kalimantan yang Hampir Punah

5 Satwa Endemik Kalimantan yang Terancam Punah: Harta Karun Biodiversitas yang Harus Diselamatkan

Info Ujoh Bilang- pulau terbesar ketiga di dunia, dikenal sebagai salah satu Satwa Langka. paru-paru bumi sekaligus surga keanekaragaman hayati. Pulau ini menyimpan kekayaan fauna yang luar biasa, termasuk ratusan spesies yang Hampir Punah di belahan dunia mana pun. Namun sayangnya, banyak satwa endemik ini kini berada di ujung tanduk kepunahan.

Satwa Langka Kalimantan yang Hampir Punah
Satwa Langka Kalimantan yang Hampir Punah

Baca Juga :  PUPR Mahulu Buka Jalur Darurat, Logistik Segera Sampai ke Daerah Kekeringan

Berdasarkan data  World Wildlife Fund (WWF) , lebih dari 361 spesies hewan di Kalimantan masuk dalam daftar terancam punah. Penyebab utamanya meliputi perusakan habitat, alih fungsi hutan besar-besaran, perburuan liar, dan perdagangan satwa ilegal.  International Union for Conservation of Nature (IUCN)  bahkan mencatat beberapa spesies khas Kalimantan, seperti pesut Mahakam dan kucing merah Kalimantan, dalam status  Critically Endangered  (Kritis) dan  Endangered  (Terancam).

Melalui artikel ini, mari kita menjelajahi hutan-hutan Kalimantan dan mengenal lebih dekat lima satwa endemik yang keberadaannya semakin langka. Satwa-satwa ini bukan sekedar penghuni hutan, melainkan penjaga keseimbangan ekosistem yang harus kita lindungi bersama.


1. Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris): Lumba-Lumba Air Tawar Terakhir Indonesia

Fakta Unik:

  • Satu-satunya spesies lumba-lumba air tawar di Indonesia.

  • Hidup secara eksklusif di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.

  • Memiliki kepala bulat tanpa moncong dan tubuh gemuk yang membedakannya dari lumba-lumba laut.

Mengapa Terancam Punah?
Populasi pesut Mahakam terus merosot tajam. Jika pada tahun 2010 jumlahnya masih sekitar 100 ekor, kini diperkirakan hanya tersisa  80 individu  (WWF, 2022). Ancaman utama mereka meliputi:

  • Pencemaran sungai  oleh limbah industri dan tambang.

  • Tabrakan dengan kapal  akibat lalu melintasi sungai yang padat.

  • Jaring nelayan  yang sering menjerat mereka.

  • Pembangunan infrastruktur  yang mengubah aliran sungai.

Upaya Konservasi:

  • Pemantauan populasi oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).

  • Edukasi masyarakat oleh Yayasan RASI ( Rare Aquatic Species of Indonesia ).

  • Penetapan kawasan konservasi di sepanjang Sungai Mahakam.

Fakta Menarik:  Pesut Mahakam menjadi indikator kesehatan sungai. Jika masih ada, berarti ekosistem sungai masih layak untuk kehidupan!


2. Bekantan (Nasalis larvatus): Primata Berhidung Besar yang Semakin Langka

Fakta Unik:

  • Hanya ditemukan di Kalimantan.

  • Jantan dewasa memiliki hidung besar yang berfungsi untuk menarik perhatian betina.

  • Ahli berenang dengan selaput di antara jari kaki.

Mengapa Terancam Punah?
Menurut  International Animal Rescue (IAR) , populasi bekantan telah  menurun lebih dari 50% dalam 40 tahun terakhir . Penyebab utamanya:

  • Pembukaan lahan untuk perkebunan sawit  yang merusak hutan bakau dan rawa.

  • Perburuan pembohong  untuk dijadikan hewan peliharaan.

  • Penyempitan habitat  akibat pembangunan pesisir.

Upaya Konservasi:

  • Rehabilitasi hutan mangrove di Delta Mahakam.

  • Kampanye  Selamatkan Bekantan  oleh berbagai LSM lokal.

Fakta Menarik:  Bekantan adalah pemakan daun yang membantu regenerasi hutan dengan menyebarkan biji melalui kotorannya!


3. Enggang Gading (Rhinoplax vigil): Burung Sakral yang Diburu untuk “Gading”-nya

Fakta Unik:

  • Dianggap suci oleh masyarakat Dayak.

  • Memiliki  casque  (tanduk di atas paruh baya) yang terbuat dari bahan padat seperti gading.

  • Setia pada satu pasangan seumur hidup.

Mengapa Terancam Punah?
IUCN menetapkan statusnya sebagai  Critically Endangered  karena:

  • Perburuan pembohong  untuk mengambil  casque -nya, yang dihargai seperti gading gajah.

  • Penebangan pohon besar  yang menjadi tempat bersarang.

  • Perdagangan ilegal  ke pasar gelap.

Upaya Konservasi:

  • Program perlindungan habitat oleh WWF Indonesia.

  • Edukasi kepada masyarakat adat untuk mengurangi perburuan.

Fakta Menarik:  Enggang betina mengurung diri di dalam lubang pohon selama bertelur, bergantung sepenuhnya pada jantan untuk membawakan makanan!


4. Macan Dahan Kalimantan (Neofelis diardi borneensis): Kucing Hutan yang Hampir Tak Terlihat

Fakta Unik:

  • Corak bulu seperti awan membantu berkamuflase.

  • Pemanjat ulung dengan ekor panjang untuk keseimbangan.

  • Salah satu kucing pembohong terlangka di dunia.

Mengapa Terancam Punah?
Statusnya  Rentan (Rentan) , tetapi populasinya terus menurun karena:

  • Deforestasi  untuk perkebunan dan pertambangan.

  • Perburuan  untuk perdagangan kulit ilegal.

  • Konflik dengan manusia  akibat penyempitan habitat.

Fakta Menarik:  Macan dahan bisa digantung di pohon dahan hanya dengan cakar belakangnya!


5. Lutung Kutai (Presbytis canicrus): Primata “Hantu” yang Kembali Ditemukan

Fakta Unik:

  • Dinyatakan “punah” selama 30 tahun sebelum ditemukan kembali pada tahun 2012.

  • Hanya hidup di hutan Kalimantan Timur.

  • Memiliki bulu unik dengan gradasi abu-abu dan putih.

Mengapa Terancam Punah?
Statusnya  Sangat Terancam Punah  akibat:

  • Hilangnya 80% habitatnya  dalam 30 tahun terakhir.

  • Pembukaan lahan untuk sawit dan tambang .

  • Kurangnya perhatian konservasi  dibandingkan satwa lain.

Fakta Menarik:  Lutung Kutai disebut “hantu hutan” karena sangat sulit ditemukan!


Mengapa Kita Harus Peduli?

Satwa-satwa ini bukan hanya sekedar penghuni hutan. Diantaranya adalah:
✅  Penyebar biji  yang menjaga regenerasi hutan.
✅  Pengendalian hama  alami.
✅  Indikator kesehatan lingkungan .
✅  Bagian dari warisan budaya  masyarakat Kalimantan.

Jika punah, kerusakan ekosistem akan berdampak pada manusia juga.  Apa yang bisa kita lakukan?

  • Dukung organisasi konservasi.

  • Hindari produk yang merusak hutan.

  • Sebarkan kesadaran akan pentingnya pelestarian.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *