DPRD Kaltim Pantau Ketat Proyek Jalan Tering–Ujoh Bilang, 26 Km Ditargetkan Tuntas Akhir 2025
Ujoh Bilang- Pembangunan infrastruktur jalan penghubung antara Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) terus dipantau secara intensif untuk memastikan pengerjaan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, baru-baru ini melakukan kunjungan lapangan ke proyek jalan Tering–Ujoh Bilang guna memastikan progres pembangunan segmen I hingga IV berjalan lancar.

Baca Juga : Kapolda & Pangdam Kaltim Turun Langsung Bagi-Bagi Beras Murah, Warga Antusias
Proyek strategis ini dinilai krusial dalam membuka akses wilayah terisolir sekaligus memperkuat konektivitas antar-daerah di Kaltim. Dalam kunjungannya, Ekti didampingi oleh perwakilan Dinas PUPR-PERA Kaltim serta pihak kontraktor pelaksana. Ia mengecek langsung perkembangan fisik, ketersediaan material, dan tantangan teknis di lapangan.
Progres Pengerjaan dan Kesiapan Material
Ekti mengungkapkan bahwa proyek ini telah memasuki tahap konstruksi dengan durasi pengerjaan bervariasi. “Ada segmen yang sudah berjalan dua bulan, ada pula yang baru satu bulan. Fokus kami adalah memastikan kontraktor telah menyiapkan seluruh kebutuhan material, seperti batu split, semen, pasir, besi, dan ready mix. Alhamdulillah, dari hasil peninjauan, semua pihak siap menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal,” jelasnya.
Total panjang jalan yang sedang dibangun mencapai 26 kilometer, dengan tenggat waktu penyelesaian paling lambat 31 Desember 2025. Ekti menekankan pentingnya disiplin waktu dalam pelaksanaan proyek. “Ini bukan sekadar pembangunan jalan, melainkan urat nadi perekonomian Mahakam Ulu. Jika segmen ini rampung tahun ini, maka sisa ruas menuju Ujoh Bilang akan semakin pendek. Dampaknya sangat besar bagi mobilitas warga dan distribusi logistik,” tegasnya.
Koordinasi Antar-Pihak dan Pengawasan Ketat
Proyek ini melibatkan empat kontraktor berbeda, sehingga koordinasi dan pengawasan menjadi kunci keberhasilannya. Ekti meminta konsultan pengawas dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk memastikan semua tahapan pengerjaan sesuai standar teknis dan kontrak.
“Material sudah tersedia di lokasi, termasuk batching plant untuk pengecoran. Tinggal bagaimana mengoptimalkan waktu kerja agar target akhir tahun tercapai,” ujarnya.
Monitoring Lanjutan dengan Dukungan Wakil Gubernur
Ekti mengungkapkan bahwa Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, akan turun langsung melakukan pemantauan pada Oktober 2024 mendatang. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
“Pak Wagub telah berkoordinasi dengan kami dan bersedia hadir dalam monitoring berikutnya. Ini bukti kolaborasi solid antara eksekutif dan legislatif untuk memastikan proyek ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkas Ekti.
Dengan tersambungnya jalan Tering–Ujoh Bilang, diharapkan akses transportasi dan perekonomian di wilayah Mahakam Ulu akan semakin terbuka, mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.















